RILIS KEGIATAN BARKOT (BARISAN KOTAK-KOTAK) “GREEN DAY PARTY: TANAM MANGROVE, PIKNIK dan DISKUSI SANTAI”

SuaraLahat – Minggu, 28 November 2021 pemuda millenials dan Gen Z yang terdiri dari elemen mahasiswa, pekerja, enterpreunership dan pemuda Teluknaga, Kab. Tangerang yang tergabung dalam komunitas BARKOT (Barisan Kotak-kotak) mengadakan kegiatan tanam mangrove dan diskusi yang di ikuti oleh 50 lebih anggota.

Pada kegiatan ini BARKOT mengusung tema kegiatan “Green Day Party: Tanam Mangrove, Piknik dan Diskusi Santai.” Sekaligus merayakan Hari Menanam Pohon Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 28 November dengan menanam 50 pohon mangrove jenis api-api di teluk Pantai Tanjung Pasir, Kab. Tangerang, Banten. Sebagai bentuk konkret anak muda Indonesia dalam menyikapi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Di lanjut dengan diskusi santai membahas seputar peran anak millenials dan gen z terhadap keberlangsungan lingkungan, iklim dan sosial-ekonomi Indonesia saat ini.

Fenomena-fenomena perubahan iklim telah terjadi di dunia, bahkan di Indonesia…
Tidak ada sudut dunia yang kebal dari konsekuensi perubahan iklim yang menghancurkan. Perubahan iklim berdampak sangat buruk bagi Indonesia, khususnya pada sektor keamanan pangan dan sektor perikanan.

Kekeringan yang terjadi di Indonesia mengubah pola tanam yang mengakibatkan gagal panen. Selain itu, perubahan iklim juga mengubah arus laut dan menyebabkan pengasaman laut, sehingga menyebabkan menurunnya hasil tangkapan ikan.

Suhu udara yang makin panas, musim hujan dan kemarau yang tidak lagi menentu, serta cuaca ekstrem seperti hujan badai yang belum pernah terjadi sebelumnya kini singgah melanda Indonesia. Perubahan iklim terjadi ketika suhu rata-rata bumi meningkat dalam jangka waktu yang lama,
disebabkan gas rumah kaca yang terjebak di stratosfer.

Gas rumah kaca disebabkan kegiatan manusia yang melepaskan emisi ke udara,
khususnya pembakaran energi fosil serta penggundulan dan penggunaan lahan. Tidak hanya itu saja, polusi yang terus meningkat juga disebabkan oleh semakin berkurangnya lahan hijau seperti hutan dan pepohonan yang terus ditebang dan dijadikan sebagai berbagai lahan baru untuk tempat tinggal ataupun pabrik. Alih fungsi lahan yang dilakukan secara besar – besaran membuat lingkungan menjadi terasa panas
dan juga kehilangan kemampuannya untuk mengatasi polusi udara yang terus meningkat. Kadar polusi yang semakin meningkat inilah yang menjadi salah satu pemicu dari perubahan iklim.

Krisis Iklim juga datang dengan berbagai ancaman, tidak hanya persoalan bumi yang semakin panas,
namun perubahan habitat, punahnya spesies, meningkatnya wabah penyakit dan tenggelamnya daerah pesisir
adalah deretan petaka yang datang bersama krisis iklim.

Dalam kesempatan nya BARKOT juga mendorong fungsi penyerapan aspirasi dan penindaklanjutan aspirasi DPR RI tentang perubahan iklim, kerusakan lingkungan dan sosial-ekonomi kepada salah satu Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Sosial, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pasca keikutsertaan beliau dalam agenda COP 26 di Skotlandia. Berikut aspirasi BARKOT kepada Cak Imin:

1. BARKOT mengajak Cak Imin untuk terjun bersama dalam kegiatan penghijauan, penggunaan kendaraan ramah lingkungan dan pemberdayaan UMKM lokal milik anak muda Indonesia “agar terciptanya kesejahteraan sosial.”

2. BARKOT menuntut tindaklanjut keikutsertaan Cak Imin dalam kegiatan COP 26 di Skotlandia, bahwa diplomasi skala internasional akan sia-sia apabila Cak Imin tidak terjun dan membersamai pemuda dalam penanggulangan bencana iklim dan kerusakan lingkungan di ranah nasional.

3. BARKOT mendorong Cak Imin untuk membangun “kesadaran kolektif” antara wakil rakyat dan rakyat Indonesia, bahwa perubahan iklim dan kerusakan lingkungan adalah tanggungjawab bersama umat manusia.

Tertanda,
BARKOT (Barisan Kotak-kotak)
“Jaga Bumi Indonesia”

Organisasi, komunitas dan perwakilan lembaga yang tergabung dalam BARKOT:
1. BEM Falatehan Kesehatan Banten
2. Mahasiswa Trilogi Jakarta
3. Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
4. Mahasiswa Universitas Pamulang
5. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang
6. Mahasiswa Pembangunan Jaya
7. Pemuda Pesisir Teluknaga
8. Anak Petani (UMKM)